Jesus is the Only Saviour/ Yesus Satu-Satunya Juruselamat

Beberapa saat yang lalu saya posting sebuah video youtube yang berisi salah satu bagian uji silang dalam perdebatan antara James White dengan seorang Muslim bernama Malik di SINI. Ada seorang teman yang meminta saya untuk buat transkripnya. Di bawah ini adalah transkrip tersebut mengingat koneksi di tempatnya hanya pake dial up. 

White  : Tuan, anda menutup pernyataan terakhir anda dengan mengatakan bahwa bagian akhir Matius maupun kesaksian Yohanes tidak dapat diandalkan karena anda menilai ada kontradiksi di antara keduanya. Bukankah dengan demikian anda mengakui bahwa sebenarnya Alkitab memang mengajarkan tentang keilahian Kristus tetapi anda menolak bagian yang mengajarkan hal tersebut?

Malik    : Tidak! Tidak! Tidak sama sekali! Saya tidak menyatakan demikian sama sekali. Yang saya katakan adalah kalau sesuatu bersifat kontradiksi, maka kepercayaan akan hal itu akan hilang saat itu juga. Kita tidak dapat mempercayainya. Dalam sidang pengadilan, hal itu tidak akan diakui sebagai bukti. Dalam dunia pengadilan modern, kedua kitab ini, jika dua saksi mengemukakan dua kesaksian yang berbeda, maka keduanya akan didiskreditkan.

White  : apakah ayat dalam Matius  28 : 19, 20 terdapat dalam Perjanjian Baru?

Malik    : 28:19-20? Benar! Dan saya mengatakan berdasarkan studi yang saya lakukan bahwa itu adalah tambahan yang disisipkan ke dalam kitab suci.

White  : Daaan….anda percaya bahwa itu hanya sisipan yang dimasukkan di kemudian waktu.

Malik    : ya!

White  : apakah anda memiliki bukti satu naskah saja dari ke-5500 salinan naskah  Perjanjian Baru bahasa Yunani yang ada mendukung pernyataan anda itu?

Malik    : pertama-tama, Markus dalam Injil lainnya menulis kata-kata yang kira-kira mirip. “Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil kepada semua makhluk.” Namun demikian Markus tidak menyebutkan “baptisan dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus”. Andaikata Yesus pernah mengatakan demikian kepadanya, andaikata dia diinspirasikan untuk membuat pernyataan seperti itu, maka tidak mungkin sesuatu yang sangat penting bagi pekerjaan misi akan diabaikan begitu saja. Dan andaikata tidak ada penulis selain Markus yang menulis Injil, maka tidak ada seorang pun yang menulis tentang “baptisan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus”.

White  : Jadi anda mengatakan bahwa kecuali Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes menulis persis sama, maka pasti mereka saling bertentangan satu dengan yang lainnya?

Malik    : Tidak, saya mengatakan  bahwa Yesus tidak pernah mengajarkan yang demikian, jadi gereja purba harus menyisipkan doktrin itu ke sana sehingga ada di sana sekarang. 

White  : Apakah anda tahu satu saja naskah, dimanapun di dunia ini yang tidak memiliki Matius 28:19-20?

Malik    : Saya tahu bahwa memang ada tetapi juga saya tau juga bahwa…bahwa..aaa…aaa….aaa perintah itu tidak dilaksanakan.

White  : jadi tuan, pertanyaan saya sederhana saja. Apakah ada atau tidak ada bukti informasi faktual historis yang mendukung apa yang anda katakan bahwa bagian itu hanya penambahan di kemudian waktu ke dalam naskah Alkitab?

Malik    : Secara pribadi saya tidak tahu tentang naskah demikian, tetapi saya membaca para ahli yang secara khusus mempelajari bidang tersebut dan mereka telah meneliti naskah-naskah tersebut dan mereka melihat adanya kekurangan.

White  : OK. Bisakah anda menyebutkan nama mereka?

Malik    : O tidak, saya tidak bisa menyebutkan nama mereka. Tetapi intinya adalah… ini adalah inti yang ingin saya sampaikan. Saya katakan kepada anda tentang Matius 28 : 19 karena Yesus tidak pernah mengajar apapun tentang  baptisan, Dia tidak pernah mengajar siapapun untuk melakukannya. Dia sendiri tidak pernah membaptis dan Dia tidak pernah mengajarkan untuk membaptis siapapun. Dia tidak pernah mengajarkan siapapun ajaran tentang Trinitas..daaaan..

White  : jadi itu berdasarkan pengertian  anda…

Malik    : dan Dia tidak pernah memberikan Amanat Agung. Dia tidak pernah memberikan Amanat Agung. Yesus berkata dalam Matius 15:24 “Aku diutus kepada yang terhilang dari kaum Israel”. Dia tidak pernah sama sekali merubah pernyataan tersebut untuk diri-Nya sendiri….

White  : kecuali di dalam pasal yang anda tolak/tidak terima.

Malik    : tidak.. tidak. Bukan demikian! Itu bukan untuk diri-Nya sendiri tetapi untuk para rasul-Nya.

White  : OK

Malik    : Dia tidak pernah merubahnya untuk diri-Nya sendiri. Tidak pernah sama sekali. Nah, dalam Matius 10:5-6, Dia memberikan perintah terbatas para rasul untuk tidak pergi ke bangsa-bangsa lain atau Samaria tetapi kepada domba Israel yang terhilang.

White  : tetapi setelah kebangkitan iya [Dia katakan demikian].

Malik    : naaaaahhh.. karena tidak ada Amanat Agung…

White  : Tuan, kita sudah meninggalkan pertanyaan yang sebenarnya. Pertanyaan yang saya ajukan.. saya berusaha untuk sangat fokus.

Malik    : OK

White  : saya mengajukan pertanyaan yang sangat spesifik. Apakah anda mengatakan bahwa dimanapun istilah Allah digunakan bagi Yesus, [anda belum menjawabnya sama sekali sampai sekarang], bahwa setiap kali istilah Allah digunakan untuk Yesus (Roma 9:5, Titus 2:13, Yohanes 1:1),  bahwa semuanya merupakan penambahan dan telah ditambahkan ke dalam naskah?

Malik    : saya katakan bahwa itu adalah pemalsuan.

White  : dapatkah anda menunjukkan….

Malik    : kalau seseorang menggunakan kata Allah untuk Yesus, Allah untuk Yesus, dan bahwa Yesus itu ilahi, maka saya katakan bahwa itu tidak benar..

White  : jadi asumsi anda menentukan mana yang masuk bagian kitab suci dan mana yang tidak masuk bagian kitab suci, bukan kitab suci yang menentukan kesimpulan anda.

Malik    :  saya katakan bahwa aturan dasar dalam menginterpretasi kitab suci adalah bahwa apapun yang bisa diinterpretasi dengan berbagai macam cara, tidak dapat diterjemahkan secara bertentangan dengan sesuatu yang mendasar dan fundamental. Nah.. aturan yang paling mendasar dari Kejadian sampai Wahyu adalah bahwa Allah adalah satu dan tidak ada yang setara dengan Dia, tidak ada mitra. Itu adalah hal fundamental.

White  : itu asumsi anda.. anda mengambilnya dari Kuran dan tidak berasal dari Alkitab.

Malik    : tidak, tidak, tidak! Aaa.. ahli-ahli alkitab yang mempelajari Alkitab tahu tentang alegori, metafora, sehingga anda tidak memahaminya secara bertentangan……. (tidak jelas suaranya).

White  : jadi, apakah Yohanes 1:1 bagian dari Perjanjian Baru?

Malik    : saya katakan bahwa Yohanes 1:1 memang di sana, tetapi bertentangan dengan ajaran injil sinoptik.

White  : apakah Yohanes 1:1 mengajarkan tentang keilahian Kristus?

Malik    : tidak. Yohanes 1:1 mengajarkan….

White  : apakah…

Malik    : tergantung pada..terga ntung pada interpretasi karena dalam Alkitab terbitan lama, pada awal tahun 1500-an, ada alktitab yang diterjemahkan seseorang.

White  : Tyndale.

Malik    : Tyndale. Dia… pada saat dia menterjemahkan bagian Kitab Suci itu, dia menulis “Pada mulanya Firman itu bersama Allah dan Firman itu  adalah Allah, dan “It”” (Dia), Tyndale menggunakan “it”.

White  : ya.. dan itu tidak bermasalah.

Malik   : Anda tau itu?

White  : ya.. saya tau itu!

Malik  : dan sekarang…..

White  : itu memang kata bahasa Inggris yang lazim digunakan seperti itu pada waktu itu.

Malik   : sekarang digunakan kata ganti “He”. Jadi jender maskulin.

White   : Memang jender maskulin tuan (dengan sinis). Tetapi tuan, intinya adalah Yohanes 1:1 mengajarkan tentang keallahan Kristus, Yohanes 1:1 adalah bagian Perjanjian Baru, kenapa saya tidak menyimpulkan saja bahwa tesis untuk perdebatan ini telah terbukti benar dan anda telah mengakui bahwa Perjanjian Baru memang mengajarkan tentang keilahian Kristus, tetapi anda tetap percaya berdasarkan praanggapan yang berasal dari perspektif berbeda bahwa kita harus menolak Kitab Suci seperti itu karena tidak sesuai dengan apa yang anda katakan.

Malik    : tidak. Tidak. Tidak. Yang menjadi tujuan saya adalah mengatakan kepada anda bahwa mari kita berargumen bahwa Yesus sendiri mengajarkan tentang keilahian-Nya. Namun saya mengijinkan argumen ini berlanjut karena saya ingin menegaskan bagi anda dan audiens bahwa Perjanjian Baru mengajarkan dua hal yaitu bahwa Yesus itu ilahi dan bahwa Yesus bukan ilahi. Sekarang anda perlu mencari tau mana yang benar dan mana yang tidak benar. Nah, karena Kitab Suci sudah dirubah-rubah, sehingga ada orang yang mengajarkan doktrin keilahian Yesus, mendapatkan gambaran Alkitab secara mandasar mengajar Yesus bukan Allah.

White  : OK, dapatkah anda tunjukkan pada saya satu naskah saja yang menghapus Yohanes 1:1, Kolose 1:15,..

Malik    : tidak.. tidak.. tidak. (dengan gusar) Mengapa anda meminta naskah kepada saya?

White  : karena saya menanyakan bukti historis. Anda membuat pernyataan berdasarkan pemahaman anda tentang Kitab Suci. Saya tidak percaya bahwa klaim anda tidak salah,…

Malik    : tidak..

White  : karena itu kita bisa saja memiliki pemahaman yang salah . Pertanyaannya adalah apa yang sebenarnya ditulis dalam Perjanjian Baru. Itu adalah bidang keahlian saya. Saya tahu naskah-naskah (Yunani) kitab suci Perjanjian Baru. Saya punya edisi kritis di sini bersama dengan saya. Anda bisa tunjukkan kepada saya akan adanya naskah yang lebih awal jauh sebelum ada Islam yang tidak berisi bagian Alkitab yang di bahas ini, saya ingin melihatnya sekarang!

Malik    : tidak apa-apa. Memang ada di sana..

White  : dimana tuan? Tolong tunjukkan!

Malik    : saya katakan bahwa hal itu juga bertentangan dengan bagian Alkitab lain.


marveljp wrote on Sep 19, '07
o, man, another stupid moslem....they never learn because their heart is full of hatred toward christianity and Christ Himself. They are blinded by the teachings of their leaders. And they are stupid because they don't want to use their brain to check and re-check. And still they call themselves more rational than others.
jesusalone wrote on Sep 20, '07, edited on Sep 20, '07
o, man, another stupid moslem
Absolutely! But he thinks he is smart!
jesusalone wrote on Sep 20, '07, edited on Sep 20, '07
they don't want to use their brain to check and re-check
It may need to be rephrased as: "they don't want to use their mind to check and re-check". The reason is that I think the brain and the mind are two separate things. Empirically speaking it is evidenced by some facts such as the ones quoted in one of William Dembski's writings. I translated some part of it here: http://jesusalone.multiply.com/journal/item/3/Apakah_pikiran_adalah_hasil_dari_reaksi_otak_semata
truth2all wrote on Jul 3
and its only a joke from christian, i think they very stupid and pagan cause believed 3 god in one he..he..he very..very stupid and never have logical thinks

abang_cool
http://who-want-the-truth.blogspot.com/
jesusalone wrote on Jul 3
and its only a joke from christian, i think they very stupid and pagan cause believed 3 god in one he..he..he very..very stupid and never have logical thinks

abang_cool
http://who-want-the-truth.blogspot.com/
Interesting. A defeat in a debate is called a joke?
jesusalone wrote on Jul 3
he..he..he very..very stupid and never have logical thinks
do you even speak english?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help