| Infidel Guy: | ..tadi ada orang yang punya pertanyaan tapi saya kira saya kehilangan pertanyaannya. Ooo ini dia..Job bertanya “apakah anda percaya akan adanya Kristus yang historis?”. Ini pertanyaan bagus. |
| Bart Ehrman: | Ya.. saya pikir saya akan menulis buku tentang hal ini karena pertanyaan ini banyak ditanyakan pada saya dan sayangnya saya sering dikatakan sebagai seorang yang berpendapat bahwa Yesus tidak ada. Saya pikir itu sangat aneh karena saya sampai menulis sebuah buku tentang apa yang Yesus katakan dan lakukan. (tertawa terbahak-bahak) |
| Infidel Guy: | OK.. tertawa seadanya |
| Bart Ehrman: | (masih sambil tertawa) dan kalau dia melakukan sesuatu pasti dia harus ada. Jadi saya pikir tidak ada ahli sejarah yang serius yang meragukan keberadaan Yesus. Memang ada banyak orang yang mau menulis buku sensasional untuk mendapatkan banyak uang yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah ada. Namun tidak ada seorangpun ahli sejarah serius yang meragukan keberadaan Yesus. |
| Infidel Guy: | mungkin kita harus mengatakan salah satu Yesus. |
| Bart Ehrman: | ya.. maksud saya (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | karena ada [berbagai] gagasan tentang Yesus juga... apa artinya Yesus? Yang Diurapi atau lain mungkin? |
| Bart Ehrman: | Kristus adalah kata Yunani dari “Yang Diurapi” sama dengan kata Ibrani 'Massiah”... (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Mesias |
| Bart Ehrman: | Yang darinya kita dapatkan kata Mesias. |
| Infidel Guy: | Ya. Pada dasarnya setiap sekte Yahudi yang percaya bahwa mereka memiliki Yesus Kristus. Jadi dengan kata lain entitas Yesus itu dapat dikatakan ada. Jadi, yang saya maksudkan di sini adalah tentang hipotesis Yesus yang jamak sehingga mungkin ada berbagai macam cerita. |
| Bart Ehrman: | Saya pikir tidak ada lebih dari satu orang Yesus. (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Benar? |
| Bart Ehrman: | Menurut saya ada seorang pribadi historis [yang bernama] Yesus dan kita dapat mengatakan sesuatu yang historis tentang dia. Namun masalahnya, setelah kematiannya, begitu banyak orang menulis cerita di berbagai tempat di dalam Kekaisaran Romawi sehingga muncul berbagai gambaran tentang Yesus. Beberapa gambaran ini muncul dalam Kitab Injil. Sehingga gambaran tentang Yesus dalam Injil Lukas berbeda dari gambaran tentang Yesus di dalam Injil Markus dan dari Injil Yohanes serta dari Injil Petrus atau injil Yudas. Semua ini memiliki gambaran yang berbeda-beda. |
| Infidel Guy: | Ok, seperti nya bagi saya.... dan banyak orang di ruang chat.. tidak setuju tentunya, bahwa tidak ada bukti yang nyata... tidak ada bukti apapun bahwa Yesus itu pernah ada. Jadi yang ada hanyalah apa yang dikatakan orang tentang Dia. |
| Bart Ehrman: | Saya tidak setuju..(dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Benar? |
| Bart Ehrman: | Maksud saya: apa bukti yang jelas dan meyakinkan bahwa Julius Cesar pernah ada? |
| Infidel Guy: | Ngomong-ngomong, Itu adalah argumen yang sering dikemukakan oleh para apologis [Kristen] untuk mendukung keberadaan Yesus. |
| Bart Ehrman: | Apa itu? |
| Infidel Guy: | Mereka suka berkata apa yang baru saja anda katakan tentang bukti keberadaan Yesus. |
| Bart Ehrman: | Itu adalah poin historis untuk mendukung keberadaan Yesus yang historis. .... (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Saya pikir itu tergantung pada klaim yang dikemukakan tentang orang tertentu dan pengaruhnya.. (dipotong Bart Ehrman) |
| Bart Ehrman: | ...orang harus melihat bukti-bukti historis. Kalau anda mengatakan bahwa bukti historis tidak masuk hitungan, maka saya pikir anda berada dalam masalah besar karena kalau tidak... yaaaa... mengapa tidak menyangkali bahwa Pembantaian orang Yahudi pernah terjadi? Atau... menyangkal bahwa Abraham Lincoln pernah hidup? Mengapa tidak menyangkali... menyangkali........ Saya pikir apa yang terjadi dalam sejarah perlu diperhitungkan. |
| Infidel Guy: | Kenapa kita tidak mengatakannya dengan cara berbeda karena ada lebih banyak bukti akan hal-hal yang anda angkat tadi dari pada bukti akan keberadaan Yesus Kristus. [Dari pada berkata “Yesus benar-benar ada”] mengapa kita tidak katakan saja “Apa ruginya [kalau saya percaya Yesus ada]”. Karena informasi yang baru saja anda sampaikan (andaikatapun ada seorang yang bernama Yesus), kitab Markus menunjukkan bahwa ceritanya hanyalah tambahan jauh hari setelah Yesus ada. |
| Bart Ehrman: | Banyak orang yang ingin tahu apa yang sebenarnya Yesus pernah katakan. Dan seperti anda tahu itu mengasumsikan bahwa Yesus pernah ada. (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Dan kita tidak pernah tahu hal itu secara pasti (dipotong Bart) |
| Bart Ehrman: | Kita harus melihat bukti. |
| Infidel Guy: | Apa buktinya? Karena bahkan kalau kita melihat buktipun, kita tidak bisa yakin sepenuhnya. Mungkin maksud anda kita melihat naskah yang paling tua yaitu naskah dari sekitar waktu dia ada yaitu sejak kapan? Maksud saya bukti apa pun yang kita punyai? Kita tidak memiliki barang bukti apapun kecuali setelah dia meninggal (kalaupun itu terjadi), bukan? |
| Bart Ehrman: | Maksudmu tentang dia? |
| Infidel Guy: | Ya, tentang Yesus |
| Bart Ehrman: | Tidak semua orang berpendapat seperti itu (sambil tertawa) (dipotong Infidel Guy) |
| Infidel Guy: | Saya hanya pikir bahwa mungkin ada orang yang sezaman dengan Yesus yang menulis tentang Dia (pada saat Dia hidup) seperti orang yang menulis tentang Julius Cesar. |
| Bart Ehrman: | Tapi tidak ada orang dari jaman itu yang berbicara kepada kita saat ini tentang Yesus saat ini. Yang kita miliki hanyalah catatan kuno. Dan kita memiliki catatan kuno tentang Yesus. |
| Infidel Guy: | Tetapi kita tidak memiliki catatan kuno yang ditulis pada saat Yesus hidup, bukan? |
| Bart Ehrman: | Tidak. Pasti tidak. |
| Infidel Guy: | Itulah perbedaannya. |
| Bart Ehrman: | Seperti halnya kita tidak memiliki catatan tentang 4 milliar orang yang pasti pernah hidup pada masa lampau. Maksud saya kita memiliki lebih banyak bukti tentang Yesus daripada bukti tentang hampir semua orang lain yang ada pada jaman Yesus ada. Saya tidak katakan ini karena saya orang Kristen. Saya bukan orang Kristen. Tetapi sebagai seorang ahli sejarah, saya hanya mengatakan bahwa anda tidak dapat begitu saya mengabaikannya dan mengatakan “ya..kita tidak tahu”. Kita harus melihat bukti yang ada. Jadi ada bukti yang cukup kuat. |
| Infidel Guy: | OK.. saya juga ingin bukti arkeologis |
| Bart Ehrman: | Sebagai contoh ada seorang penulis yang mengenal keluarga Yesus dan mengenal murid Yesus |
| Infidel Guy: | Siapa orang itu? |
| Bart Ehrman: | Paulus |
| Infidel Guy: | Bagaimana kita tahu itu? |
| Bart Ehrman: | Karena kita mempunyai surat Paulus. |
| Infidel Guy: | Bagaimana kita tahu bahwa Paulis tidak berdusta dalam suratnya? |
| Bart Ehrman: | Mengapa dia harus berdusta tentang hal itu? |
| Infidel Guy: | Terdiam...... yaa... tapi ada orang (dipotong Bart Ehrman) |
| Bart Ehrman: | Intinya adalah Paulus mengatakan sesuatu tentang Yesus yang tidak bermuatan pokok pikiran tertentu yaitu dia tidak sementara mau mengemukakan argumen tertentu. Hal itu sangat penting bagi para ahli sejarah. Dengan kata lain para ahli sejarah ingin mencari komentar yang bebas kepentingan. Paulus mengemukakan komentar yang bebas kepentingan tertentu. Dia berkata antara lain “Yakobus saudara Tuhan”. Semua orang yang membaca tulisan Paulus tahu siapa yang Paulus maksudkan. Itu adalah informasi yang sangat penting. (terus berbicara tetapi dipotong infidel guy) |
| Infidel Guy: | Itupun kalau surat itu ditulis Paulus (Bart Ehrman terus berbicara) |
| Bart Ehrman: | ...komentar tentang kedua belas murid adalah..... Jadi intinya adalah kita memiliki komentar yang bebas kepentingan dari seseorang yang mengenal orang-orang ini. |
| Infidel Guy: | Itupun kalau andaikata dia menulis surat tersebut, bukan? Karena ada beberapa (dipotong Bart Ehrman) |
| Bart Ehrman: | Tidak ada keraguan bahwa surat Galatia ditulis Paulus. |
| Infidel Guy: | Ada beberapa teori yang memperkirakan Paulus sendiri memiliki juru tulis yang menuliskan bagi dia. |
| Bart Ehrman: | Setiap orang yang menulis surat epistola pada jaman kuno mendiktekannya pada juru tulis. |
| Infidel Guy: | Lalu bagaimana kita tahu bahwa...(Bart Ehrman memotong) |
| Bart Ehrman: | Bagaimana anda tahu ... menulis suratnya? |
| Infidel Guy: | Saya... saya...saya tidak tahu. Saya bukan ahli sejarah. |
| Bart Ehrman: | Itulah... saya seorang ahli sejarah makanya saya beritahukan anda. |
| Infidel Guy: | Namun para ahli sejarah saling tidak setuju satu dengan yang lain tentang hal ini bukan? |
| Bart Ehrman: | Tidak pernah saya dengar hal seperti itu. |
| Infidel Guy: | Benar? |
| Bart Ehrman: | ya.. tidak ada ahli sejarah yang serius yang bertentangan tentang hal ini. Saya mengetahui tentang ribuan ahli dunia purbakala dan saya tidak tau ada seorangpun dari para ahli ini yang meragukan bahwa Pauluslah yang nenulis surat Galatia. |
| Infidel Guy: | Terdiam...OK |
| Bart Ehrman: | Mereka ini adalah orang-orang mendedikasikan hidupnya untuk hal ini dan banyak dari mereka tidak punya kepentingan seperti halnya saya. Saya bukan orang Kristen sama sekali. Tidak ada ahli sejarah yang meragukan kalau Paulus menulis surat Galatia. |
| Infidel Guy: | Terdiam... maksud saya.. saya sependapat dengan anda kalau Pauluslah yang mungkin menulis tentang hal-hal tertentu. Tapi anda juga tahu bahwa orang menambahkan sesuatu kepada tulisan yang ada di kemudian hari. |
| Bart Ehrman: | Tapi anda tidak bisa mengambil fakta itu dan langsung berasumsi bahwa segala sesuatu adalah penambahan di kemudian waktu. Anda harus melakukan kegiatan penelitian serius dan membedakan mana yang asli dan mana yang merupakan penambahan di kemudian hari. Itu bukan hanya sekedar kegiatan tebak-menebak. (Infidel Guy memotong) |
| Infidel Guy: | Saya tidak katakan segala sesuatu tapi saya skeptis terhadap hal itu juga. Itu saja. |
| Bart Ehrman: | Tentu saja anda harus skeptis tentang hal ini. Tapi setelah anda melakukan pendekatan yang skeptis dan melihat bukti yang ada,...maksud saya....saya menghabiskan waktu tiga puluh tahun melakukan penelitian tentang hal ini. Ini adalah pekerjaan saya. Saya sudah memeriksa bukti-bukti ini selama 30 tahun dan membaca semua hal ini dalam bahasa asli. Jadi saya bukan seperti orang gila yang cari sensasi dan menulis buku demi mendapatkan uang semata. Saya katakan pada anda, dari orang yang dengan serius memeriksa hal-hal ini tidak ada seorangpun yang meragukannya. |
| Infidel Guy: | Saya tidak bisa mengatakan tidak seorangpun. Itu pernyataan yang absolut. |
| Bart Ehrman: | Silahkan sebutkan satu saja ahli Perjanjian Baru yang meragukan kalau Paulus menulis surat Galatia! |
| Infidel Guy: | Tidak.. tidak.. tidak.... ingat anda terus saja kembali ke masalah itu. Saya tidak menyangkal kalau Paulus menulis surat Galatia. |