Berikut Ini adalah Perdebatan saya dengan seseorang yang bernama Imam Samudera Jr. di versi lama Forum Diskusi Partai Damai Sejahtera: (Forum itu sudah tidak berfungsi lagi sekarang)
Imam Samudera Jr.:
Mending kasih komentar tentang fakta sejarah ini aja deh:
1. Dianggap Tuhan atau Dewa
-Yesus ---> Tuhan Kristen
-Mithra ---> Dewa Persia Kuno
-Osiris ---> Dewa Mesir Kuno
-Baachus ---> Tuhan Yunani Kuno
2. Tanggal Kelahiran
-Yesus ---> Tanggal 25 Desember
-Mithra ---> Tanggal 25 Desember
-Osiris ---> Tanggal 25 Desember
-Baachus ---> Tanggal 25 Desember
3. Pengharapan orang
-Yesus ---> Mesias yg ditunggu
-Mithra ---> Perantara yg ditunggu
-Osiris ---> Pembebas yg ditunggu
-Baachus ---> Pembebas yg ditunggu
4. Lahir dari Ibu Perawan
-Yesus ---> Seorang perawan Maria
-Mithra ---> Seorang perawan Aishev
-Osiris - --> Seorang perawan Naeith
-Baachus ---> Seorang perawan Demeter
5. Kematian
-Yesus ---> Mati Disalib
-Mithra ---> Mati Dibunuh
-Osiris ---> Mati Dibunuh
-Baachus ---> Mati Dibunuh
6. Tujuan Kematian
-Yesus -> Menebus dosa manusia
-Mithra -> Menebus dosa manusia
-Osiris -> Menebus dosa manusia
-Baachus -> Menebus dosa manusia
7. Kebangkitan
-Yesus -> 3 hari dr penyaliban
-Mithra -> 3 hari dr pembunuhan
-Osiris -> 2 hari 3 malam dari pembunuhan
-Baachus -> 3 hari dari pembunuhan
8. Triteisme
-Yesus -> Oknum dr Trinitas (Anak,Bapa,Roh Kudus)
-Mithra -> Oknum dr Tridewa (Mitra,Ahirman,Ohrzmad)
-Osiris -> Oknum dr Tridewa (Osiris,Isis,Horus)
-Baachus -> Oknum dr Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter)
9. Kedatangan kedua kali ke dunia
-Yesus -> Menjelang kiamat
-Mithra -> Menjelang kiamat
-Osiris -> Menjelang kiamat
-Baachus -> Menjelang kiamat
SETELAH BEBERAPA SAAT TIDAK ADA TANGGAPAN, SI IMAM MUNCUL LAGI!
Imam Samudera Jr.
Kok gak ada yang tertarik kasih komentar tentang fakta sejarah ini ya?
1. Dianggap Tuhan atau Dewa
-Yesus ---> Tuhan Kristen
-Mithra ---> Dewa Persia Kuno
-Osiris ---> Dewa Mesir Kuno
-Baachus ---> Tuhan Yunani Kuno
2. Tanggal Kelahiran
-Yesus ---> Tanggal 25 Desember
-Mithra ---> Tanggal 25 Desember
-Osiris ---> Tanggal 25 Desember
-Baachus ---> Tanggal 25 Desember
3. Pengharapan orang
-Yesus ---> Mesias yg ditunggu
-Mithra ---> Perantara yg ditunggu
-Osiris ---> Pembebas yg ditunggu
-Baachus ---> Pembebas yg ditunggu
4. Lahir dari Ibu Perawan
-Yesus ---> Seorang perawan Maria
-Mithra ---> Seorang perawan Aishev
-Osiris - --> Seorang perawan Naeith
-Baachus ---> Seorang perawan Demeter
5. Kematian
-Yesus ---> Mati Disalib
-Mithra ---> Mati Dibunuh
-Osiris ---> Mati Dibunuh
-Baachus ---> Mati Dibunuh
6. Tujuan Kematian
-Yesus -> Menebus dosa manusia
-Mithra -> Menebus dosa manusia
-Osiris -> Menebus dosa manusia
-Baachus -> Menebus dosa manusia
7. Kebangkitan
-Yesus -> 3 hari dr penyaliban
-Mithra -> 3 hari dr pembunuhan
-Osiris -> 2 hari 3 malam dari pembunuhan
-Baachus -> 3 hari dari pembunuhan
8. Triteisme
-Yesus -> Oknum dr Trinitas (Anak,Bapa,Roh Kudus)
-Mithra -> Oknum dr Tridewa (Mitra,Ahirman,Ohrzmad)
-Osiris -> Oknum dr Tridewa (Osiris,Isis,Horus)
-Baachus -> Oknum dr Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter)
9. Kedatangan kedua kali ke dunia
-Yesus -> Menjelang kiamat
-Mithra -> Menjelang kiamat
-Osiris -> Menjelang kiamat
-Baachus -> Menjelang kiamat
Tanggapan Only Jesus Saves:
That would be at the very least ignorant and simplistic to say that "if something is similar with the others it means that they are fundamentally the same". Have you examined in balance the literature regarding the Glorious Lord and those mythical identities before you come to the conclusion that "Jesus is God" proposition is the error that has corrupted the Christian understanding of what Bible teaching? Or you just take the litetatures that statisfy your wish (I want to say that here you nurture wishful thinking) and from that point you proceed to criticize?
Anyway, I believe as Scripture states that even though you have read all materials in balance, you would not come to Jesus unless the Holy Spirit works to lift up the sinful desires of your heart which reject the Saviour and rely on Him alone. But just want to suggest that you might have asserted that yourself into believing a lie from Satan (which has in some way also inspired your so called prophet)
Ini kira – kira terjemahannya
Sekurang-kurangnya adalah naif dan terlalu menyederhanakan masalah dengan beranggapan bahwa "kalau sesuatu mirip dengan hal lain maka itu berarti bahwa pada dasarnya keduanya sama ". Apakah kamu pernah secara seimbang membandingkan tulisan-tulisan tentang Tuhan yang Agung dengan tulisan-tulisan menyangkut identitas mitos tersebut sebelum sampai pada kesimpulan bahwa proposisi "Yesus adalah Tuhan" merupakan kesalahan yang telah merusak pemahaman Kristen tentang apa yang dijarkan Alkitab? Atau kamu hanya membaca literature yang memuaskan khayalanmu (Saya mau mengatakan bahwa kamu sementara berkhayal) dan dari sana sampai pada kamu mengkritik?
Yaahh, saya percaya seperti yang dikatakan Kitab Suci b ahwa walaupun kamu sudah membaca semua bahan secara seimbang, kamu tidak akan datang kepada Yesus kecuali Roh Kudus mengangkat keinginan hatimu yang berdosa yang menolak sang Penebus lalu bergantung pada Dia saja. Tapi saya hanya berpikir mungkin telah memaksa dirimu untuk percaya sebuah kebohongan dari setan (yang dalam cara tertentu telah menginspirasi orang yang kau sebut sebagai nabi)
Imam Samudera Jr.
Anda tidak menjawab inti permasalahannya. Kemiripan yang ada pada yesus dan para dewa-dewa tersebut terlalu banyak untuk disebut sebagai suatu kebetulan. Orang yang mirip memang bukan berarti orang yang sama. Lihat saja ketiga dewa tersebut dipercaya oleh tiga masyarakat yang berbeda dan dengan demikian ketiganya adalah tiga identitas berbeda.
Bukan saya yang mencari-cari kemiripan tersebut, mas .. tetapi memang kemiripan itu memang ada dan oleh karena itu, sebagai mahluk yang diberkati dengan akal dan nalar, saya mempertanyakannya. Kesimpulan sementara saya saat ini adalah: yesus terlalu "serupa" dengan para dewa tersebut. Apakah "keserupaan" tersebut disengaja sehingga yesus bisa disejajarkan dengan para dewa tersebut dan dengan demikian bisa diterima sebagai dewa (tuhan) baru pengganti dewa-dewa yang terdahulu?
Only Jesus Saves
Apa kumpulan fakta - fakta itu secara logis harus diinterpretasi sesuai dengan cara kau menginterpretasi? Dengan kata lain apakah kamu sementara melakukan induksi atau deduksi? dan kalau kamu melakukan induksi maka apakah kamu mempertimbangkan kesimpulan alternatif lain sebelum melontarkan kritik?
Imam Samudera, Jr.
Penyangkalan?
Only Jesus Saves
saya tidak sementara melakukan penyangkalan tapi sementara mengevaluasi argumen kamu!
Imam Samudera, Jr.
Aku kan sudah kasih kesimpulan versiku, gimana kesimpulan versi sampeyan, mas ..?
Gak usah meleber ke masalah metode, deh ... atau sampeyan sedang mencoba kabur dari masalah yang sebenarnya, mas? Dibolak-balik, tetap saja kenyataannya yang berbicara, mas: YESUS MIRIP DENGAN DEWA-DEWA PAGAN!
Only Jesús Saves
Gak usah meleber ke masalah metode, deh ...
Re: Untuk menjawab pertanyaan itu saja kamu sudah tidak becus. Kamu tidak dapat mengartikulasikan keberatanmu. Kamu tidak tahu bagaimana kamu sampai pada kesimpulan tersebut, bagaimana kesimpulan kamu dikatakan valid? Kalau orang yang pikirannya terbuka saya pasti kalau kamu akan menjawab pertanyaan saya. Tetapi karena kamu tidak mampu (mungkin tidak mau), berarti hanya mau menciptakan polemik
Pertanyaan yang saya ajukan bersifat mendasar yang harus dijawab oleh siapapun yang menantang orang lain.
Imam Samudera, Jr.
Hehehehe, benar kan dugaan saya ... Sampeyan cuma ingin mengalihkan permasalahan, mas ... karena itu aku gak mau menanggapi pertanyaan sampeyan, bukan masalah becus atau tidak becus. Fokus saja pada masalah awal: YESUS MIRIP DENGAN DEWA-DEWA PAGAN. Sesederhana itu saja, mas ...
Only Jesús Saves
Hey IS, JR,
kalau kamu mau membuka pikiran kamu dan belajar berargumen yang benar kamu pasti akan mendapati bahwa akan ada dialog yang berarti di sini. Tapi nampaknya tidak demikian. Saya mengamati bahwa itulah yang terjadi dengan setiap perdebatan dengan muslim. Pada saat mereka diminta untuk mengartikulasikan argumen mereka secara lebih jelas, mereka mengatakan bahwa orang kristen sengaja mempelebar pembicaraan ke mana - mana. Lihat saja si Nadir Ahmed (seorang apologis Islam yang mengaku - ngaku tidak pernah terkalahkan dalam semua perdebatannya) pada saat berdebat dengan Matt Slick (saya belum download debat antara Nadir Ahmed dengan Sam Shamoun). Taktik yang sama digunakan! Kalau apologis islam selalu bertingkah laku seperti ini, maka tidak akan pernah ada dialog yang berarti antara muslim dan Kristen. Dalam perdebatan - perdebatan yang saya telah dengar, saya hanya menyatakan bahwa intelektualitas islam itu sangat dangkal. Dan saya berani mengatakan seturut Rasul Paulus dalam I Korintus 10 : 20 - 21
"Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil"
Imam Samudera, Jr.
See? Selalu saja kabur dari inti masalah.. Dari sisi mana argumenku dianggap kurang jelas?
Only Jesus Saves
Coba lihat thread ini...kamu akan mendapati bahwa orang muslim yang satu ini (seperti juga halnya apologis islam yang lainnya) akan menganggap orang lain sementara mengaburkan persoalan apabila diminta mengklarifikasi bagaimana dia sampai pada kesimpulan seperti yang dia miliki. Pertanyaan tentang metode sangatlah mendasar dalam sebuah perdebatan kalau benar - benar ingin intelektual (orang muslim sering menggembar - gemborkan bahwa mereka dapat mengenal Allah dengan intelektualitas / akal mereka). Karena setiap orang memiliki worldview yang menghasilkan metode untuk menginterpretasi fakta.
Bagaiamana dapat mengenal Allah kalau pertanyaan sederhana seperti ini saja tidak bisa dijawab dan malah mengatakan bahwa orang lain sementara mengaburkan fakta?
Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?
Saya mau mengatakan bahwa perdebatan dengan orang Islam sama saja dengan perdebatan dengan orang ateis. Lihat saja perdebatan antara Greg Bahnsen dan Gordon Stein (ateis). persis sama. Mereka tidak benar - benar berefleksi tentang apa yang mereka tanyakan dan katakan. yang akhirnya hanya akan membuat semakin jelas kebodohan dan kedegilan hati mereka.
Setelah itu mereka sok hebat dengan menyatakan bahwa mereka memiliki intelektualitas tinggi.
Saya mengatakan bahwa dalam perdebatan seperti ini penjelasan yang saya berikan hanya seperti mutiara yang dibuang ke mulut babi.
Imam Samudera, Jr.
Tambah jauh dari masalah awalnya, kan? Sampeyan bahkan tidak mengatakan apakah kesimpulan sementara saya bahwa YESUS MIRIP DEWA-DEWA PAGAN itu benar atau salah. Pertanyaan-pertanyaan saya tidak terjawab. Kesimpulan alternatif? DEWA-DEWA PAGAN MIRIP YESUS. Tapi, mas ... sampeyan tidak bisa menafikan bahwa yesus datang belakangan dari dewa-dewa pagan itu. Kalaupun ada plagiat, tentunya yang datang belakangan yang melakukannya kan?
Only Jesús Saves
Tambah jauh dari masalah awalnya, kan?
Re: Saya menanyakan tentang bagaimana kamu mendapatkan kesimpulan seperti itu, namun kamu tidak mau menjawab dan mengatakan saya sementara berusaha mengaburkan isu inti.
Kemudian saya mengamati bahwa taktik demikian memang taktik yang tidak asing bagi seorang muslim yaitu mencoba membahas tentang sesuatu topik seolah satu topik tersebut berdiri -sendiri -tidak ada asal usul dan hubungan dengan topik lain; (seperti halnya juga dengan para ateis)
Karena pengamatan demikian kamu menyatakan bahwa saya semakin jauh dari isu yang sebenarnya.
Setiap orang yang memiliki logika dan rasio yang baik akan melihat taktik busuk kamu.
KAMU SENGAJA MENGHAMBAT SUPAYA SAYA TIDAK SAMPAI MENJAWAB TUDUHANMU YANG TIDAK BERALASAN ITU (mungkin lebih tepat, tuduhan yang tidak didasarkan pemikiran yang mendalam terhadap fakta dan bagaimana fakta diinterpretasi- well, saya berani menjamin kalau kamu tidak akan bisa melakukannya dengan kedegilan hatimu yang belum diterangi Roh Kudus), KEMUDIAN KAMU MENGKLAIM SAYA TIDAK MENJAWAB PERTANYAAN KAMU. Intelektualitas macam apa itu? Intelektual seperti inikah yang dikatakan bisa mengenal Allah? Atrocious!
Pernyataan kamu yang berimplikasi bahwa metode tidak berpengaruh terhadap konklusi hanya menunjukkan bahwa kamu tidak memiliki pemahaman mengenai bagaimana orang berargumentasi. Hey, kunjungi dong website ateis seperti infidel.org. kamu akan mendapati bahwa dalam perdebatan dengan Islam para ateis itu secara intelektual membantai apologis islam. Sementara dalam perdebatan dengan orang kristen mereka bahkan tidak berani mengiklankan salah satu perdebatan ateis dengan kristen karena si ateis tidak berkutik (Greg Bahnsen (kristen) dan Edward Tabash (ateis)). Dalam satu kasus, telah disetujui perdebatan antara dengan Bahnsen dengan Michael Martin (ateis) namun si Martin mengundurkan diri dengan alasan yang tidak jelas. Setelah beberapa bulan Bahnsen meninggal dia pingin sekali berdebat dengan Bahnsen. Cerita ini saya angkat bukan untuk menghindar dari menjawab pertanyaan kamu namun untuk menunjukkan kepada kamu bahwa : SEMUA ORANG YANG TIDAK MENGENAL ALLAH YANG HIDUP, YANG MENYATAKAN DIRI DALAM ANAKNYA DAN DALAM ALKITAB ADALAH MORON.
Mereka berlagak seperti berhikmat tetapi mereka sebenarnya telah menjadi bodoh.
Sampeyan bahkan tidak mengatakan apakah kesimpulan sementara saya bahwa YESUS MIRIP DEWA-DEWA PAGAN itu benar atau salah.
Re: Saya belum berani mengatakan itu benar atau salah kalau saya masih mau mencari tahu bagaimana kamu sampai pada kesimpulan tersebut. saya tanya apakah kamu sampai pada kesimpulan tersebut dengan induksi atau deduksi dan kalau induksi apakah kamu sudah mempertimbangkan argumen alternatif namun kamu tidak menjawab. pertanyaan - pertanyaan tersebut sangat penting untuk menilai kebenaran atau kesalahan satu pernyataan / kesimpulan. Dengan kata lain kamu menghambat saya untuk tidak menjawab pertanyaan kamu kemudian menuduh saya tidak mau menjawab.
sampeyan tidak bisa menafikan bahwa yesus datang belakangan dari dewa-dewa pagan itu
Re: dari mana sampai ke kesimpulan itu? Yesus mengatakan bahwa sebelum Abraham Dia sudah ada.
Nah kalau Yesus sudah ada sejak dunia diciptakan, maka iblis yang sebenarnya tidak mau manusia diselamatkan (dia selalu berusaha untuk menghambat jalan keselamatan) menyebarkan konsep - konsep kealahan yang mirip dengan Allah yang Hidup. dan konsep - konsep pagan yang kamu kutip untuk menyatakan bahwa kekristenan telah dikorupsi oleh ajaran kafir adalah bentuk pemalsuan Iblis. itu interpretasi tandingan saya berdasarkan Alkitab.
Penjelasan tambahan buat kamu:
Yesus pernah berkata (bahasa Inggrisnya lebih jelas): "before Abraham I am" bukan "before Abraham I was". (frase ini tidak ada variannya dalam semua manuskrip yang ada) kalau kamu belajar alkitab, kamu mendapati bahwa "I am" adalah nama Yahweh (Allah yang hidup). Jadi Yesus mengklaim dirinya Allah. bukan seperti klaimmu dan orang islam lain serta penganut Da Vinci Code (ha..ha,..penganut fiksi) bahwa Yesus dulunya bukan Allah.